Badan Ad Hoc (PPK&PPS) se-Kota Cirebon Telah Terbentuk, KPU Kota Cirebon Siap Menyelenggarakan Pilgub Jabar dan Pilwalkot Cirebon Tahun 2018

CIREBON, kota-cirebon.kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melaksanakan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018 bertempat di Lapangan Kebumen (Depan Kantor KPU Kota Cirebon), Jalan Palang Merah, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Sabtu (11/11/2017). Sebelumnya, KPU Kota Cirebon telah mengambil sumpah/janji anggota PPK se-Kota Cirebon, Senin, (30/10/17).

Kegiatan pelantikan anggota PPS se-Kota Cirebon dimulai pada pukul 09.00 s.d. 11.30 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh Emirzal Hamdani, SE, Ak. (Ketua KPU Kota Cirebon), Moh. Arief, S. Sos (Anggota KPU Kota Cirebon), M. Iwan Setiawan, S.H. (Anggota KPU Kota Cirebon), Dr. Sanusi, S.H., M.H. (Anggota KPU Kota Cirebon), Dita Hudayani, S.H. (Anggota KPU Kota Cirebon), serta Drs. Asep Gandana (Sekretaris KPU Kota Cirebon), Supriati Puji Astuti, S.E. (Kasubbag Umum) berserta jajarannya.

Turut hadir Drs. Agus Mulyadi M.Si (Asisten Pemerintahan Kota Cirebon) yang mewakili Wali Kota Cirebon, H. Endun Abdul Haq, M.Pd (Perwakilan Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKORPIMDA), Komandan Resor Militer (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati Cirebon, Ketua Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Cirebon, Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cirebon, Camat se-Kota Cirebon, Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Cirebon dan seluruh Anggota PPS terpilih serta tamu undangan.

PPK dan PPS merupakan badan Ad Hoc yang dibentuk oleh KPU di tingkat untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018. Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi pada ajang pemilihan kepala daerah. Dari 171 daerah tersebut, terdapat 17 Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di Tahun 2018. Keduanya (PPK&PPS) menjadi kepanjangan tangan KPU dan siap bersama-sama melaksanakan semua proses tahapan Pilkada serentak sampai hari pemungutan suara, Rabu, 27 Juni 2018.

Nantinya, anggota badan ad hoc tersebut mempunyai tugas dan wewenang sesuai aturan yang berlaku dan ditempatkan di masing-masing wilayah. Anggota PPK, akan melaksanakan tugas dan wewenangnya ditingkat Kecamatan. Sedangkan anggota PPS akan menjalankan tugas dan wewenangnya dalam membantu KPU dan PPK ditingkat Kelurahan. Untuk Kota Cirebon sendiri, memiliki 25 anggota PPK tersebar di 5 Kecamatan dan 66 anggota PPS terlantik akan ditempatkan di 22 Kelurahan yang ada di Kota Cirebon.

Sambutan kegiatan ini dilakukan oleh Emirzal Hamdani, SE. Ak selaku Ketua KPU Kota Cirebon. Dilanjutkan oleh Drs. Agus Mulyadi M.Si selaku Asisten Pemerintahan (Aspem) Kota Cirebon dan Perwakilan KPU Jawa Barat yakni H. Endun Abdul Haq, M.Pd.

Dalam sambutannya, Emirzal memberikan selamat kepada anggota PPS yang telah dilantik dan diambil sumpah/janjinya. “Saya ucapkan selamat kepada Bapak/Ibu para pejuang demokrasi, kawan-kawan anggota PPS yang dilantik pada hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, waktu tersisa penyelenggaraan Pigub Jabar dan Pilwalkot Cirebon tinggal 228 hari. Harapanya, 66 anggota PPS terpilih bisa menjadi penyelenggara pemilu ditingkat Kelurahan dengan sebaik-baiknya. “Anggota PPS dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tetap berpegang teguh terhadap asas penyelenggara pemilu yang berintegritas dan bermartabat, selain memiliki kapasitas dan kapabilitas,” tambahnya.

Sedangkan Aspem Kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi M.Si, menyampaikan penyelenggaraan Pilkada serentak dapat berjalan dengan baik dengan adanya sinergi antara penyelenggara Pilkada, Panwas, TNI/Polri dan masyarakat. “Pemerintah Daerah akan memberikan fasilitas agar pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan pelaksanaan Pilkada Tahun 2018 merupakan putaran ke 3 Pilkada di seluruh Indonesia. Dengan total biaya yang dianggarkan sebesar 15,3 Triliun. Sedangkan untuk Jawa Barat sebesar 1,64 Triliun dan khusus Kota Cirebon sebesar 25,3 Milyar. “Anggaran Pilkada serentak yang telah dianggarkan harus pararel dengan outputnya, yakni menghasilkan pemimpin berkualitas. Selain itu, diharapkan tingkat partisipasi masyarakat minimal 77,5% pada Pilkada tahun 2018 dapat tercapai,” imbuhnya.

Sambutan ke-3 dari H. Endun Abdul Haq, M.Pd, mengatakan tahapan demi tahapan persiapan penyelenggaraan Pilkada di setiap daerah sudah berjalan dengan baik, khusunya di Kota Cirebon. Tanggal 11 November merupakan batas akhir pembentukan badan ad hoc untuk Pilkada Tahun 2018. Terdapat 3.135 orang anggota PPK dan 17.871 anggota PPS se-Jawa Barat.

Endun menambahkan, KPU Jawa Barat menetapkan 3 (tiga) sukses dalam Pilkada 2018, yakni Sukses Tahapan, Sukses Hasil, dan Sukses Administrasi. “Penanggung jawab utama ada di KPU Republik Indonesia yaitu sebagai regulator. Sedangkan KPU Jabar sebagai Koordinator dan KPU di Kota/Kabupaten berperan sebagai Eksekutor. Sementara itu, badan ad hoc (PPK&PPS) berperan sebagai Supporting Unit untuk pemilihan kepala daerah. “Struktur penyelenggara Pilkada yang sudah terbentuk, untuk itu KPU Jabar menitipkan mata dan telinga kepada anggota PPK dan PPS terpilih untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan Pilgub dan Pilwalkot Tahun 2018. (Media Center)


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.