Bersihkan Sidalih Dari Data Ganda

Keterangan Foto : Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2017, Rabu (10/8) di Aula Pusat Studi Jepang (PSJ), Universitas Indonesia.
 
Jakarta, kpu.go.id- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman menghimbau kepada para operator Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih) untuk dapat bekerja keras dan tepat waktu agar menghasilkan daftar pemilih yang bersih.
 
Hal tersebut Arief sampaikan dalam pembukaan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2017, Rabu (10/8) di Aula Pusat Studi Jepang (PSJ), Universitas Indonesia. 
 
Arief berharap dengan dilaksanakannya Bimtek di Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia ini, para peserta bimtek dapat mencontoh perilaku kerja Bangsa Jepang yang selalu tepat waktu, kerja keras, kerja mendetail, kerja santun dan kerja bersih. 
 
“Bersihkan Sidalih dari data ganda, data invalid, dan data dengan isian yang tidak lengkap,” Pesan Arief.
 
Arief juga berpesan kepada komisioner KPU Provinsi/Kabupaten/Kota yang membidangi daftar pemilih dan operator sidalih peserta Bimtek untuk dapat bekerja santun dengan saling menghargai fungsi, peran, dan tanggung jawab masing-masing.
 
Dalam kesempatan yang sama, Anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah memberikan garis-garis besar mekanisme pemutakhiran daftar pemilih yang diatur dalam rancangan peraturan KPU.
 
Terkait dengan syarat pemilih yang tidak terganggu jiwa dan ingatannya, Ferry mengatakan bahwa Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 memang tidak memasukkan mereka dalam kategori pemilih. Namun begitu pencoretan dari daftar pemilih, baru dapat dilakukan ketika telah ada surat keterangan dari rumah sakit atau dokter yang mempunyai kompetensi di bidang tersebut.
 
Terkait dengan hal tersebut, Hadar Nafis Gumay juga berpesan agar petugas PPDP tidak ragu untuk menanyakan tentang surat keterangan dari rumah sakit atau dokter.
 
“Khusus yang ada gangguan jiwa kita tanyakan adakah surat keterangan yang betul menyatakan yang bersangkutan demikian, kalau tidak ada, ya kita harus konfirmasi, jadi dia berhak masuk dalam list (daftar pemilih, red) kita,” Ujar Hadar. (ftq/red FOTO KPU/ftq/Hupmas)
 
Sumber : http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2016/5132/Bersihkan-Sidalih-Dari-Data-Ganda/berita-terkini

Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.