Cadangan Surat Suara Terbatas, KPU Usulkan Tambahan Surat Suara Ke DPR

Jakarta, Beritaempat – Dalam penyampaian Uji Publik draf Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) untuk Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota hanya dilakukan satu putaran saja. Sementara itu pemerintah mengatur hanya menyediakan 2.000 surat suara cadangan untuk pelaksanaan pemilihan ulang, jika itu harus dilakukan.

“Pilgub hanya tersedia 2000 surat suara jika terjadi pemilihan ulang, demikian pula dengan Pilihan Walikota dan Pilihan Bupati,” kata Komisiner KPU Arief Budiman, saat menjelaskan PKPU tentang Pengaturan Logistik, Rabu (18/3).

Cadangan surat suara tersebut dianggap kurang dan tidak akan memadai jika adanya pengulangan, Arief menganggap, jumlah 2000 hanya cukup di 2 sampai 3 TPS saja, sehingga KPU berencana akan mengusulkan tambahan kepada DPR saat konsultasi mendatang.

“Kami mengusulkan, kalau Pilihan Gubernur, 2.000 tersedia di setiap kabupaten/kota. Kalau Pemilihan Bupati dan Walikota itu disediakan 2000 per kecamatan, jika memang benar-benar terjadi pemungutan suara ulang,” jelas Arief.

Di lain tempat Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk ‎Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menganggap jika surat suara hanya disediakan 2000 saja, akan mengganggu dan merugikan masyarakat dalam memilih

“Kalau pemilihan ulangnya lebih dari 3 TPS, kan, surat suara  kurang, ya. Itu jadi catatan, sudah pasti  semua calon pasti akan dirugikan, tidak hanya calon pemilih  juga akan  dirugikan,” pungkas Titi.


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.