Dialog RRI Cirebon Dengan Tema "Menyikapi Pilkada Serentak Tahun 2018"

Foto: Nugraha BS

Cirebon, kpu-cirebonkota.go.id – Komisioner KPU Kota Cirebon Divisi Hukum dan Pengawasan, Sanusi, SH.,MH, berpartisipasi dalam Dialog Ciayumajakuning yang disiarkan secara langsung dari Studio I RRI Cirebon Programa 1 frekwensi FM 94,8 MHz dan AM 864 KHz, Kamis (02/06). Pada Program ini, Sanusi bertindak sebagai narasumber dengan tema dialog yaitu "Menyikapi Pilkada Serentak Tahun 2018". Program ini juga mengajak masyarakat Kota Cirebon untuk berinteraksi langsung dengan menelpon langsung ke saluran yang telah disediakan oleh RRI Programa 1 Cirebon.

Sebagaimana diutarakan oleh Sanusi, bahwa Pilkada serentak dibagi menjadi 3 (tiga) gelombang, yaitu gelombang I yang telah dilalui pada tanggal 9 Desember 2015, gelombang II pada tanggal 15 Februari 2017 dan Gelombang III di bulan Juni 2018. “Kota Cirebon masuk dalam Gelombang III, bersamaan dengan Pilgub Jabar 2018, namun demikian meskipun penyelenggaraannya terkesan masih jauh, KPU Kota Cirebon telah melakukan persiapan untuk gelaran Pilwalkot Cirebon 2018 tersebut,” ujar pria yang juga berprofesi sebagi dosen ini.   

Persiapan-persiapan yang telah dilaksanakan baru-baru ini, lanjut Sanusi, yaitu melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Cirebon berkenaan dengan pelaksanaan sosialisasi, Disdukcapil Kota Cirebon untuk berkoordinasi tentang Daftar Pemilih Berkelanjutan, serta beberapa instansi lainnya. “Intinya, KPU Kota Cirebon harus bersinergi dan saling bahu-membahu dengan Pemerintah Kota Cirebon agar tahapan Pilwalkot Cirebon Tahun 2018 nanti dapat berjalan dengan baik,” tambah Sanusi.

Sementara itu, berkaitan dengan calon pemilih baru (pemilih pemula),  KPU Kota Cirebon akan mengadakan sosialisasi kepada pemilih pemula dengan sasaran siswa-siswi SMA. Setelah KPU Kota Cirebon bersurat resmi ke Dinas Pendidikan Kota Cirebon, diperoleh data dan alamat SMA/SMK yang ada di wilayah Kota Cirebon. “Berdasarkan data yang kami peroleh, tahun ini juga kami akan mengunjungi sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pilwalkot Cirebon Tahun 2018 mendatang,” kata Sanusi.

Disinggung mengenai pasangan calon perseorangan, Sanusi berujar bahwa terdapat aturan mengenai calon perseorangan sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Pilkada Nomor 8 Tahun 2015. Dalam Undang-Undang tersebut diatur tentang syarat dukungan minimal bagi pasangan calon perseorangan berdasarkan jumlah penduduk. Saat ini, DPR RI melalui Komisi II tengah melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah. (Media Center) 


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.