Formulir C6 Masih Diperlukan Untuk Pilkada Yang Akan Datang

Jakarta, Beritaempat – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menegaskan, bawah surat pemberitahuan atau C6 masih perlu untuk digunakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di masa yang akan datang.

“Saya kira kita tetap membutuhkan sarana pemberitahuan. Tapi bentuknya itu apa, apakah mempertahankan C6 atau ada model yang lain nanti kita pertimbangkan,” ujar Hadar di gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/2).

Menurutnya, masyarakat harus benar-benar memahami pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada. Sehingga, mayarakat mudah untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat proses pemungutan berlangsung.

“Kita tidak ingin masyarakat sampai bingung dan malah tidak tahu. Jadi harus ada informasi yang jelas kemana dia datangnya. Sementara ini sekarang kan hal itu di tuangkan di C6,” ujarnya.

Namun, lanjut Hadar, ketika nantinya terdapat kasus C6 yang belum sampai di tangan pemilih dikarenakan berbagai faktor, maka harus ditelusuri penyebab belum beredarnya C6 pada masyarakat.

“Bahwa kemudian ada kasus C6 itu tidak sampai nanti akan kita cari tahu lagi, apakah betul kelalaian petugas atau memang masyarakatnya saja,” jelasnya.

Bisa jadi, lanjutnya, ketika petugas mau membagikan formulir C6 pada masyarakat ke rumahnya, namun saat mau dibagikan tidak dapat bertemu dengan pemilik rumah. Akhirnya, Formulir C6 tidak bisa sampai ke tangan pemilih.

“Karena kalau tidak ada orangnya di tempat, kita tentu tidak bisa (membagikan C6). Apalagi kalau di rumah itu dia sendiri. Perkiraan kami tetap perlu ada alat atau sarana pemberitahuan itu. Jadi jagan juga menghilangkan (C6) saja,” tandasnya. (Imam M Top)

Sumber : http://www.beritaempat.com/formulir-c6-masih-diperlukan-untuk-pilkada-yang-akan-datang/


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.