Ida Budhiati : Pilkada Damai Perkuat Demokrasi

Ida

Semarang, kpu.go.id - Komisoner KPU RI, Ida Budiati mengatakan rendahnya potensi konflik pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Semarang menjadi salah satu indikasi dari semakin menguatnya demokrasi di kota itu.

“Pilkada di Semarang sejauh ini berjalan lancar. Tidak ada persoalan berarti. Dari mulai tahapan pemutakahiran, tahapan pencalonan, tahapan kampanye sampai dengan pemungutan suara di Kota Semarang berjalan dinamis,” ujar Ida Budhiati ketika melakukanmonitoring pencoblosan yang sedang berlangsung di Kota Semarang.

Ida juga menambahkan, Pilkada serentak pertama kali ini dapat dijadikan momentum dalam memperkuat kualitas demokrasi bagi masyarakat Kota Semarang, yang memiliki tingkat keberagaman etnis dan agama cukup tinggi.

“Di Semarang, ada kampung pecinan yang warganya banyak etnis Tionghoa dan etnis Arab. Mereka memeluk agama yang berbeda-beda. Semuanya ikut mencoblos, tanpa mempertimbangkan perbedaan itu,” kata Ida Budhiati.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, juga mengakui mayoritas warga kota Semarang telah menggunakan hak pilihnya dengan baik pada pelaksanaan pilkada tahun ini dengan santun dan tertib.

Ketua KPU Kota Semarang, telah melakukan berbagai sosialisasi untuk mensukseskan pilkada damai. Termasuk dengan ketiga pasangan calon. Ia berharap tiga pasangan calon di Kota Semarang dapat menghargai rekapitulasi hasil pilkada dengan tidak memoblisasi massa.

“Dari pertemuan tatap muka saja, KPU menghitung telah melakukan sebanyak 340 kali pertemuan bersama masyarakat dan tiga pasangan calon. Kemudian kita juga memaksimalkan iklan di media cetak dan elektronik, sosialisasi lewat pengajian keagaaman yang skalanya besar,” kata dia.

Hingga Jum’at ini (11/12), rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan (PPK) terus berlangsung. KPU Kota Semarang, memastikan semua rekap di tingkat Kecamatan selesai hari ini, Jum’at (11/12). (ism/red. FOTO KPU/ism/Hupmas)


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.