JELANG PENDAFTARAN BAPASLON PILWALKOT TAHUN 2018, KPU KOTA CIREBON GELAR SIMULASI

 

CIREBON, kota-cirebon.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon mengadakan Simulasi Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018 bertempat di Aula KPU Kota Cirebon, Minggu (7/1/18).

Acara dibuka oleh Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani, SE., Ak didampingi oleh Anggota KPU Kota Cirebon antara lain Moh. Arief, S.Sos, Dr. Sanusi, S.H., M.H dan Dita Hudayani, SH serta Drs. Asep Gandana selaku Sekretaris KPU Kota Cirebon. Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari Kepolisian Kota Cirebon, Panwas Kota Cirebon, Sekretaris dan Tenaga Penghubung (LO) Partai Politik dan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS) se-Kota Cirebon.

Sambutan acara disampaikan Emirzal Hamdani yang menyampaikan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018. “Pada hari ini, tepat 171 hari lagi menjelang Pilkada Serentak, Rabu 27 Juni 2018. Bahkan, besok yang kurang dari 24 hari akan memasuki tahapan pendaftaran Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon,” katanya.

Sementara itu, penyampaian materi dan simulasi penerimaan Bapaslon Pilwalkot Cirebon Tahun 2018 dipandu oleh Moh. Arief. Sebelum dilaksanakan simulasi, Arief mengatakan jadwal pelaksanaan penerimaan pendaftaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018, yaitu tanggal 8 – 10 Januari 2018. “Pada tanggal 8 dan 9 Januari 2018, dibuka penerimaan pendaftaran pukul 08.00 wib sampai pukul 16.00 wib. Dan untuk hari terakhir 10 Januari dimulai pada pukul 08.00 wib s.d pukul 24.00 wib.

Pada saat pendaftaran, lanjut Arief, yang wajib hadir yakni pengurus Parpol atau Gabungan Parpol. “Dalam hal pengurus Parpol/Gabungan Parpol atau salah satu Bakal Calon atau Bapaslon tidak dapat hadir pada saat pendaftaran, Parpol atau Gabungan Parpol atau Bapaslon tidak dapat melakukan pendaftaran, kecuali ketidakhadiran tersebut disebabkan oleh halangan yang dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang,” katanya.

Lanjutnya, Parpol atau Gabungan Parpol wajib membawa dokumen yang diserahkan pada saat pendaftaran. “KPU Kota Cirebon telah memberikan format syarat pencalonan dan syarat calon yang diperlukan oleh Parpol atau Gabungan Parpol dalam bentuk hardcopy maupun softcopy. Untuk syarat pencalonan wajib ada dan sah pada saat pendaftaran. Parameter yang diteliti, antara lain : persyaratan mengusulkan Bapaslon (kursi & suara sah), keputusan DPP, kop surat, Nama Bapaslon,  Daerah Pemilihan, Pengurus yang menandatangani, stempel, dan tanda tangan. Sama seperti halnya syarat pencalonan, syarat calon wajib ada pada saat pendaftaran, namun keabsahannya akan diteliti pada masa penelitian. Untuk itu syarat calon ada terlebih dahulu dokumen fisiknya walaupun keabsahannya belum dinyatakan sah.Oleh karena itu, perlu diperhatikan bagi Parpol atau Gabungan Parpol yang mengusungkan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh KPU dan disarankan agar melakukan pendaftaran di awal-awal sehingga apabila ada syarat yang belum terpenuhi maka masih ada waktu untuk melengkapi. KPU tidak akan memperpanjang masa pendaftaran,” terangnya.

Pada pukul 16.30 dilanjutkan simulasi penerimaan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018. (Media Center).


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.