KPU: Partisipasi Pemilih di Pilkada Capai 70 Persen

 

Jakarta, PEMILU.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah 9 Desember lalu mencapai 70 persen. Ini menandakan para pemilik suara masih mau menggunakan hak suaranya.

"Untuk Pilkada 9 Desember lalu partisipasi pemilik suara mencapai 70 persen secara Nasional," kata Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik.

Dengan demikian, lanjut Husnu, dapat diartikan bahwa Pilkada serentak ini dinilai baik bagi masyarakat. Sementara,  30 persen lainnya yang memilih tidak menggunakan hak suaranya, sesungguhnya adalah bentuk partisipasi juga, namun mereka tidak memiliki calon yang sesuai dengan keinginannya.

"30 persen tidak menggunakan hak suaranya dan tidak mendatangi tempat pemungutan suara (TPS), sesungguhnya itu juga merupakan salah satu bentuk partisipasi," ujarnya.

Ia menuturkan meskipun ada dua daerah yang jumlah partisipannya di bawah 50 persen akan tetapi secara keseluruhan dalam Pilkada serentak kali ini sama saja dengan Pilkada sebelumnya. Perbedaanya adalah ongkos Pilkada serentak ini lebih murah dengan adanya batasan untuk alat peraga kampanye.

"Untuk partisipasi itu masih sama dengan Pilkada sebelumnya, akan tetapi untuk Pilkada serentak ini lebih kecil biayanya yaitu sekitar 1:5," tuturnya.

Ditambahkan Husni, Pilkada serentak berlangsung baik dengan indikator, bahwa proses pemungutan suara berjalan dengan lancar tidak ada kerusuhan yang terjadi. "Semua berjalan baik, terbukti setelah diselenggarakannya Pilkada tidak ada kerusuhan dan pemungutannya berjalan lancar," tuturnya.


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.