Kunjungan Silaturahmi Ke Dinas Pendidikan Kota Cirebon

KPU Kota Cirebon melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Rabu (27/7) di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kota Cirebon. Foto Teknis Hupmas/Albet.

 

Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan Kota Cirebon, kamis (28/07). Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Dr. H. Wahyo, M.Pd beserta jajarannya. Kemudian acara dibuka oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kerjasama Antar Lembaga, dan Hupmas, Moh. Arief, S.Sos, tepat pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kota Cirebon. Menurut Arief, “Maksud dari kunjungan ini adalah koordinasi persiapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Tahun 2018,” jelasnya ketika membuka acara kunjungan silaturahmi. 

Dita Hudayani menambahkan, sosialisasi/pendidikan pemilih pemula untuk siswa dan siswi SMA/SMK yang pada tahun 2018 akan berusia 18 tahun. Sosialisasi/pendidikan pemilih pemula diharapkan dapat dilaksanakan di seluruh SMA/SMK negeri serta sebagian di SMA/SMK swasta. Terkait hal tersebut, KPU Kota Cirebon meminta izin kepada Dinas Pendidikan Kota Cirebon untuk bisa memberikan sosialisasi/pendidikan pemilih pemula ke SMA/SMK. Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa/siswi mengenai kepemiluan terutama pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada Tahun 2018. 

Menanggapi permintaan tersebut, Wahyo menyatakan “Pada dasarnya menerima dan berterima kasih banyak, mengingat siswa dan siswi SMA/SMK diberikan pengetahuan mengenai kepemiluan. Jangan sampai tidak tahu mengenai demokrasi, agar tidak bisa dibohongi dan diimingi janji-janji,” ujarnya. 

M. Iwan Setiawan menambahkan, “Tujuan dari sosialisasi/pendidikan pemilih pemula ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemilih pemula. Agar pemilih pemula, yaitu siswa dan siswi SMA/SMK memilih dengan cara yang benar,” tandasnya. 

Namun menurut Wahyo, Kota Cirebon terdapat SMA/SMK sebanyak 53. Pada pelaksanaannya tidak dilaksanakan di semua sekolah, akan tetapi dilihat dari jumlah siswa/siswi di sekolah, jika jumlah siswa/siswinya sedikit, akan digabung dengan sekolah lainnya. Dinas Pendidikan ikut membantu menyusun jadwal sosialisasi yang akan dilaksanakan KPU Kota Cirebon dengan melihat kalender pendidikan Tahun Ajaran 2016/2017, sehingga pelaksanaan sosialisasi tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di SMA/SMK. Sosialisasi diutamakan untuk siswa dan siswi yang beralamatkan Kota Cirebon 

Diakhir Dita Hudayani menyatakan, bahwa kalau bisa jika dimungkinkan kelas 10, 11, dan 12 akan mendapatkan sosialisasi tersebut. Akan tetapi jika tidak memungkinkan, hanya kelas 12 saja. Mengenai jadwal pelaksanaan sosialisasi, diharapkan dapat dilaksanakan pada Bulan Agustus.

Kunjungan ditutup oleh Moh. Arief, S.Sos pada pukul 11.03, dengan mengucapkan terima kasih atas tanggapan yang sangat positif dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon beserta jajarannya. (Teknis Hupmas/Nugraha)


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.