Kunjungan Silaturahmi KPU Kota Cirebon ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon

Cirebon, kpu-cirebonkota.go.id - Dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi, KPU Kota Cirebon melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon, Rabu (25/5). Rombongan KPU Kota Cirebon yang terdiri dari 4 (empat) komisioner didampingi jajaran sekretariat diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon, Ferdinand Wiyoto, di ruang kerjanya.

Maksud dari kunjungan silaturahmi ini sebagaimana diutarakan oleh Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani, adalah untuk berkoordinasi mengenai pelaksanaan sosialisasi dan perencanaan pengadaan perlengkapan pemungutan suara bagi penduduk berkebutuhan khusus (Penyandang Disabilitas) menyongsong Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon tahun 2018. “Kami mendapat amanat dari KPU RI untuk mempedomani semangat (Asas) baru dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yaitu Asas Aksesibilitas,’’ tutur Emirzal. Asas  Aksesibilitas, lanjut Emirzal, merupakan upaya untuk memberikan kemudahan bagi pemilih yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas) dalam memberikan hak pilihnya.

“Untuk itulah KPU Kota Cirebon berkewajiban untuk memfasilitasi warga Kota Cirebon yang memiliki keterbatasan fisik pada saat pelaksanaan sosialisasi dan pada saat hari pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tambah Dita Hudayani, komisioner KPU Kota Cirebon Divisi Sosialisasi dan Logistik. Berkaitan dengan hal tersebut, dibutuhkan data dan sebaran warga penyandang disabilitas dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon sehingga KPU Kota Cirebon dapat mengantisipasi melalui perencanaan kebutuhan logistik sebelum memasuki tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Tahun 2018.

Berdasarkan keterangan Ferdinand Wiyoto, bahwa Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon memiliki data warga penyandang disabilitas tersebut. “Ya, kami memiliki datanya, jumlahnya tidak begitu banyak yaitu di bawah 1.000 (seribu), namun data tersebut selalu kita mutakhirkan secara berkala,” tutup Ferdinand.


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.