Pilkada Harus Menjadi Kegembiraan Masyarakat

Sampit, kpu.go.id - Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) itu harus dirasakan dengan gembira dan bahagia, karena pilkada adalah kegembiraan masyarakat. Hal ini mengingat pilkada itu diselenggarakan tidak setiap tahun, jadi selayaknya masyarakat bergembira setelah menunggu lima tahun ini.
 
Mewujudkan kegembiraan masyarakat itu menjadi tugas penyelenggara pemilu. Tugas itu berupa usaha untuk keyakinkan masyarakat agar mau datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga partisipasi masyarakat meningkat. Masyarakat harus tau, bahwa mereka yang akan menentukan pemimpinnya. Rakyat harus menggunakan kedaulatannya memilih yang terbaik untuk daerahnya.
 
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Manik saat melakukan kunjungan kerja meninjau persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (26/1) di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalteng.
 
"Waktu-waktu yang tersisa ini harus digunakan optimal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat datang ke TPS. Masalah apapun itu, dijadikan bahan dialog dengan masyarakat. Semua harus bahu membahu dan bergerak untuk memotivasi masyarakat," papar Husni di depan para penyelenggara pemilu saat ramah tamah di kantor KPU Kabupaten Kotawaringin Timur.
 
Husni juga menjelaskan, Pilkada ini merupakan agenda yang tertunda dari Pilkada serentak 9 Desember 2015. Tertundanya ini akibat putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Ada lima daerah yang tertunda, yaitu Provinsi Kalteng, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Simalungun, Kota Pematang Siantar, dan Kota Manado.
 
"Semua unsur penyelenggara harus menjaga netralitas, meskipun ada keterkaitan keluarga. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparat keamanan juga harus netral. Partai politik juga mempunyai tanggungjawab secara konstitusi untuk melakukan pendidikan politik. Hal ini juga mendorong tingkat partisipasi masyarakat. UU parpol mengatur itu," tegas Husni.
 
Sementara itu, Pj. Bupati Kotawaringin Timur, Ir. Godlin, yang turut hadir dalam ramah tamah tersebut menyampaikan rasa syukur dengan kondisi Kotawaringin Timur yang tertib, aman, dan terkendali. Hal ini karena semua masyarakat mempunyai komitmen pilkada yang damai. 
 
"Saya sebagai Pj. Bupati sejak 29 Oktober 2015. Kami selalu berkoordinasi mengenai persiapan pilkada, agar semua bisa berjalan lancar. Wilayah Kotawaringin Timur ini sekitar 16.000 M2, dengan 186 desa dan penduduk sekitar 403.000. Semua proses pilkada gubernur ini sudah disiapkan, pihak kecamatan dan kelurahan juga sudah melaporkan kalau semua logistik sudah sampai," jelas Godlin.
 
Senada dengan Pj. Bupati, Ketua KPU Kabupaten Kotawaringin Timur, Drs. Sahlin juga menjelaskan bahwa distribusi logistik sudah sampai ke 17 kecamatan, termasuk kecamatan terjauh yang telah lebih dulu didistribusikan. Kotawaringin Timur ini mempunyai Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 360.365 pemilih yang tersebar di 896 TPS.(Arf/red.FOTO KPU/arf/Humas)

Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.