Pilkada Serentak Tak Didanai APBN, Ini Tanggapan DPR

KBRN, Jakarta : Pemerintah telah  menolak dana APBN digunakan untuk pilkada serentak tahun 2017. Alasan pemerintah bahwa pilkada serentak telah dianggarkan APBD, dan seharusnya bukan dari APBN.

“Dalam draft revisi yang akan disampaikan pemerintah ini, dan dibocorkan Dirjen Otda Kemendagri dimana pemerintah menolak pilkada serentak melalui dana APBN. Dan persoalannya adalah kekuatan fiskal saja, dan berat sekali untuk menganggarkan pilkada serentak ini,” kata Anggota Komisi II DPR Lukman Edy dalam dialog Pro3 RRI, Kamis (17/3/2016).

Dikatakannya, sebenarnya APBD itu dianggarkan di APBN juga. Pada pilkada serentak tahun 2015 lalu memang ada bupati dan kepala daerah lainnya yang incumbent menggangarkan pilkada serentak dengan anggaran yang besar. Namun ada juga kepala daerah yang menganggarkan minim untuk pilkada serentak.

“APBD ini dianggarkan di APBN. Kita menemukan bupati atau kepala daerah incumbent itu menganggarkan mahal sekali,” ujarnya.

Dijelaskan Lukman, memang ada daerah yang terlebih dahulu menyelesaikan anggaran APBD, dan ada yang baru sehari sebelum pilkada serentak. Seharusnya pilkada serentak lebih murah daripada tidak serentak. Namun faktanya lebih mahal dari pilkada tidak serentak. (SAS/WDA)

Sumber: http://rri.co.id/post/berita/257842/nasional/pilkada_serentak_tak_didanai_apbn_ini_tanggapan_dpr.html


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.