Selamat Bertugas, Deputi SDM Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim

Jakarta, kpu.go.id – Purna sudah tugas Arif Rahman Hakim selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Pada Rabu (5/2/2020), pria alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi mengemban tugas baru sebagai Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).

Pelantikan yang dipimpin langsung Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki dan didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 27/TPA Tahun 2020 ini sekaligus menyudahi pengabdian Arif selama 7 tahun di lembaga yang diamanatkan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 menyelenggarakan pemilu ini. Pria asal Brebes terlibat langsung dalam kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2014 dan Pemilu Serentak 2019 di Indonesia.

Dihari pelantikannya Arif didampingi oleh para sahabatnya di KPU RI mulai dari Ketua Arief Budiman, Anggota Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tanthowi, Evi Novida Ginting Manik, Viryan serta Hasyim Asy’ari. Dari jajaran sekretariat tampak Deputi Bidang Administrasi KPU RI Purwoto Ruslan Hidayat, Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI Eberta Kawima serta Inspektur Utama KPU RI Nanang Priyatna serta sejumlah Kepala Biro dan Wakil Kepala Biro.

Teten Masduki pada kata sambutannya meyakini, kehadiran Arif Rahman Hakim mampu mengeluarkan gagasan baru untuk pengembangan model bisnis UMKM di Indonesia. Dengan integritas yang dimilikinya dia juga optimis Arif bisa menularkan kredibilitas dan manfaat bagi kementeriannya, juga yang lebih luas bagi masyarakat.

Arif Rahman Hakim sendiri dilantik sebagai Sekjen KPU RI pada 1 Februari 2013. Dibawah kepemimpinan pria lulusan S2 Policy Economics University of Illinois at Urbana Champaign, USA 1999, KPU menjadi lembaga yang sukses menyelenggarakan pemilu baik proses maupun hasil.

Dukungan kesekretariatan membawa Pemilu 2014 berjalan relatif aman dan lancar dengan angka partisipasi Pemilu Legislatif 75,11 persen, Pemilu Presiden 69,58 persen. Kesuksesan besar terjadi pada Pemilu Serentak 2019 dimana angka partisipasi mencapai 81,93 persen, menurunnya jumlah sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diluar kepemiluan, KPU juga sukses dibawanya meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan 2017. (hupmas kpu ri dessy/foto: dosen/ed diR)

Sumber: https://www.kpu.go.id/index.php/post/read/Xe_whcvQ7H-Tr8xlbcQHfewzR0F3vU0qdd1QVft7nQ0LgU1fl1zEiZDLW88cFiTlzbhGBYrX8FxPFjCDfWwZuA~~/hIgpUHSgFV5QlY4nDjVh5iLp-K5Sy0R9Gtf0gFJ3HWlftVUGLFo8lMfUd7guKVJxYKO4koOEB47PkFgPAB2XWQ~~


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.