SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA DI LAPANGAN GIGIR LINTANG, DESA GEBANG MEKAR

CIREBON, kota-cirebon.kpu.go.id - 45 hari menuju Pilkada Serentak, Rabu 27 Juni 2018, Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani, SE., Ak dan Anggota KPU Kota Cirebon, Moh. Arief, S.Sos, Dita Hudayani, SH, Dr. Sanusi, SH., MH dan M. Iwan Setiawan, SH menghadiri kegiatan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang diselenggarakan di Lapangan Gigir Lintang Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Minggu (13/5).

Disampaikan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, H. Endun Abdul Haq, bahwa Pemilih di Desa Gebang Gigir Lintang mayoritas Pemilih yang berprofesi sebagai Nelayan.

"Pada hari ini, di Desa Gebang dilakukan latihan pencoblosan. Ada 400 pemilih segmen nelayan yang mengikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018," ucapnya.

Lanjut Endun, terdapat 5 daerah yang dijadikan simulasi pemungutan dan penghitungan suara. "KPU Provinsi Jawa Barat memilih lima daerah dalam melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan segmen pemilih yang berbeda," lanjutnya.

Alasan Desa Gebang menjadi satu daerah yang dipilih oleh KPU Provinsi Jawa Barat, karena pemilih di daerah ini mayoritas pemilih dari kelompok nelayan. "Dengan segmen jenis pemilih yang berbeda (segmen nelayan) serta digaris pantura untuk tingkat partisipasi yang belum menggembirakan. Selain Kabupaten Cirebon, ada juga Kabupaten Garut (segmen pegunungan), Kabupaten Bandung (pemilih industri), Kota Bekasi yang dikenal daerah urban dan terakhir Kota Sukabumi (segmen Perkotaan dan Perkampungan)," jelasnya.

Adapun tujuan diadakannya simulasi yakni untuk mensosialisasikan kepada warga masyarakat khususnya Kabupatan Cirebon akan adanya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, 27 Juni 2018. "Mengetahui permasalahan-permasalah yang akan muncul pada saat pemungutan suara misal terkait kebijakan yang baru dengan membawa ktp elektronik pada saat pemilih datang ke TPS. Selain itu, menyiapkan pelayanan bagi pemilih disabilitas dan permasalahan lainnya," tambahnya.

Endun berharap seluruh penyelenggara betul-betul berkomitmen mensosialisasikan tentang Pilkada Serentak, Rabu 27 Juni 2018. "PPK, PPS, dan Calon KPPS lebih gencar mensosialisasikan Pilkada Serentak Tahun 2018 yang diselenggarakan di Jawa Barat," tegasnya.

Endun mengajak kepada seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS. "Mari gunakan hak pilih di TPS dengan membawa Form C6 dan KTP Elektronik atau Surat Keterangan dari Disdukcapil," ucapannya. (Media Center)

 


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.