Sosialisasi Hasil Riset Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu Di Kota Cirebon

Cirebon, kpu-cirebonkota.go.id - Selasa 15 Desember 2015, Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Kota Cirebon mengadakan Sosialisasi Hasil Riset Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu di Kota Cirebon, bertempat di Ruang Kacirebonan Hotel Neo Samadikun Cirebon.

Peserta sosialisasi ini adalah para pemangku kepentingan dan instansi terkait seperti perwakilan Partai Politik, Camat, Kesbangpol Dalam Negeri dan Perwakilan dari Pemerintah Kota Cirebon.

Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani, SE.Ak mengatakan bahwa kegiatan riset ini merupan salah satu amanat dari KPU RI untuk mengetahui sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pemilu, dan diharapkan hasil riset ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait dengan partisipasi masyarakat dan dijadikan acuan atau dasar untuk melakukan sosialisasi sehingga partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu dapat meningkat.

Lebih lanjut Emirzal mengatakan bahwa walaupun anggaran riset yang tersedia sangat terbatas akan tetapi KPU Kota Cirebon tetap melakukan riset ini tidak asal-asalan dan sesuai dengan kaidah-kaidah riset akademis.

Sementara itu dalam paparan hasil riset yang disampaikan oleh Dita Hudayani, SH selaku Divisi Divisi Umum, Rumah Tangga, SDM dan Sosialisasi menyampaikan bahwa partisipasi politik masyarakat sejauh ini masih banyak dimaknai dengan kehadiran masyarakat di TPS untuk memberikan suara” dan Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting demokrasi, padahal maknanya bisa lebih luas seperti kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pemilu atau pilkada juga bisa disebut partisipasi masyarakat seperti mengikuti proses DPT, Pencalonan dan lain sebagainya.

Lebih lanjut  Dita mengatakan bahwa Riset ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2015 dengan melibatkan 400 responden di 5 Kecamatan dan 15 orang mantan PPK dan PPS sebagai petugas penyebar quesioner/pengambil sampel kepada responden dan 1 orang tenaga ahli pengolah data dan analisis Quesioner.

Selanjutnya Dita memaparkan bahwa tujuan diselenggarakan riset ini untuk mentradisikan membuat kebijakan berbasis riset atas persoalan yang berkaitan dengan manajemen Pemilu dan menemukan akar permasalahan dalam partisipasi dalam Pemilu, dan Kota Cirebon berdasarkan Surat Edaran Ketua KPU Provinsi Jawa Barat KPU Kota Cirebon memperoleh tema Voter Behavior (Perilaku Pemilih).

Hasil dari riset tersebut diantaranya adalah, bahwa  untuk pemilih di Kecamatan Harjamukti adalah Rasional 68,6 %, untuk Kecamatan Kesambi adalah Rasional 61,5 %, untuk Kecamatan Pekalipan adalah  Rasional 85,8 %, untuk Kecamatan Kejaksan adalah Rasional 36,2 %, dan untuk di Kecamatan Lemahwungkuk :Rasional 30,6 %. Tingkat prosentasi kerasionalan ini dipengaruhi oleh faktor yang diteliti dan sisanya dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti. Dan hasil secara umum untuk seluruh Kota Cirebon adalah Rasional 63,9%.

Diakhir acara Emirzal selaku Ketua meminta masukan dan evaluasi dari peserta sosialisasi mengenai pelaksanaan Pemilu 2014 kemarin dan masukan untuk pelaksanaan Pilkada/Pemilu di kemudian hari agar lebih baik lagi.

Beberapa masukan tersebut diantaranya adalah bahwa pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih kedepannya agar lebih teliti, cermat dan akurat. Pelaksanaan Sosialisasi kepada masyarakat agart lebih masif lagi bahkan lebih ditekankan kepada aspek moralitas kepada pemilih dan kampanye untuk tidak melaksanakan politik uang (money politic), peningkatan kualitas penyelenggara pemilu terutama pada tingkat PPK, PPS dan KPPS dan juga peningkatan kualitas dari Pengawas Pemilu juga perlu ditingkatkan lagi.(Media Center)


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.