Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan, Sekretaris KPU Kota Cirebon Gandeng DISPUSIP

CIREBON, kota-cirebon.kpu.go.id – Dalam rangka penyelamatan keaslian informasi dan kerahasiaan fisik arsip, Sekretaris KPU Kota Cirebon bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Daerah Kota Cirebon melakukan kegiatan pembinaan dan pelaksanaan tata kelola kearsipan bertempat di kantor KPU Kota Cirebon, Jalan Palang merah No. 6, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Kamis (2/11/2017).

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Tim Tata Kelola Kearsipan dan Tim Penilaian Arsip di Sekretariat KPU Kota Cirebon. Adapun tugas dan kewajiban tata kelola kearsipan diantaranya menyusun program kearsipan, membuat daftar arsip aktif, in aktif, arsip statis, dan arsip dinamis, melaksanakan penataan kearsipan dan dokumentasi dalam tahapan pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dan lain sebagainya.

Sambutan kegiatan ini dilakukan oleh Sekretaris KPU Kota Cirebon Drs. Asep Gandana, didampingi oleh Anggota KPU Kota Cirebon Dr. Sanusi, SH., MH, dan Kasubbag Umum Supriati Puji Astuti, SE, serta Drs. H. Mochamad Korneli, M.Si selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Daerah Kota Cirebon beserta Tim Penilaian Arsip Sekretariat KPU Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Asep menyampaikan kearsipan sangat dibutuhkan dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh KPU Kota Cirebon. “KPU Kota Cirebon sedang berupaya membenahi tata kelola kearsipan serta membutuhkan arahan dalam pengelolaan kearsipan sesuai dengan aturan yang berlaku. Terkait dengan pengelolaan arsip yang dinamis, yaitu arsip yang masih digunakan, serta arsip statis yang tidak dipakai lagi,” kata Asep Gandana.

Ia menambahkan, arsip yang ada di KPU Kota Cirebon merupakan sejarah yang sangat perlu untuk dikelola, sehingga tata kelola kearsipan harus dilakukan sebaik-baiknya. “KPU Kota Cirebon melakukan pembenahan terkait arsip-arsip dalam penyelenggaraan pilkada dan pemilu yang akan datang,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Mochamad Korneli, M.Si, menyampaikan semua pelaksanaan yang tertuang dalam Peraturan KPU dan pelaksanaan setiap kegiatan harus disimpan dengan baik dan benar. Tidak sampai berceceran untuk meminimalisir konflik. “Arsip tidak hanya disimpan di gudang, namun dipelihara. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia dan sarana dan prasarana pendukung salah satunya memiliki tempat penyimpanan arsip. Arsip yang sangat strategis perlu dijaga,” jelasnya.

Selain itu, Korneli menambahkan arsip merupakan identitas jati diri bangsa sehingga diperlukan pembinaan tata usaha kearispan yang baik dan benar. Menjamin ketersediaan arsip yang dapat dikelola yang baik dan terpercaya. “Kebutuhan akan sumber daya manusia yang bertanggung jawab untuk pengelolaan kearsipan yang dibutuhkan secara menyeluruh. Diawali dari pemetaan hingga memperhatikan penganggaran dana kearsipan untuk kesejahteraan tenaga manusia dibutuhkan,” tambahnya.

Menurut UU No. 43 tahun 2009, arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB s.d. 11.30 tersebut selain pemaparan materi tentang tata kearsipan juga dilakukan pengecekan ruang arsip KPU Kota Cirebon yang dilakukan oleh tim tata kelola kearsipan dan tim penilaian arsip. (Media Center)

 

 


Beri Komentar!


Pahami Undang-Undang ITE berikut!


Not readable? Change text.