KPU Kota Cirebon Dorong Demokrasi Inklusif melalui Parmas Insight Chapter #11
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon turut berkontribusi aktif dalam penguatan demokrasi inklusif melalui partisipasi Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Hasan Basri, sebagai narasumber dalam kegiatan Parmas Insight Chapter #11 bertema “Disabilitas dan Aksesibilitas Pilkada (Sosialisasi Inklusif untuk Pemilih Rentan)”, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat ini dibuka oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, didampingi Kepala Bagian Parmas dan SDM Yunike Puspita serta Kepala Subbagian Parmas Fahmi Kamal.
Dalam pemaparannya, Hasan Basri menegaskan pentingnya penyelenggaraan pemilihan yang menjamin akses setara bagi seluruh pemilih, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih harus dirancang secara inklusif, adaptif, serta memperhatikan kebutuhan khusus pemilih agar hak konstitusional setiap warga negara dapat terpenuhi secara optimal.
Sebagai keynote speaker, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Harmain, menekankan bahwa demokrasi inklusif merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan pemilihan yang berkeadilan. Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak ada warga negara yang terpinggirkan dalam proses politik, termasuk dalam pelaksanaan Pilkada.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendorong praktik demokrasi yang ramah disabilitas dan inklusif, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas partisipasi pemilih serta memperkuat legitimasi penyelenggaraan pemilihan yang berintegritas.