KOTA CIREBON - KPU Kota Cirebon menggelar kegiatan In House Training dengan tema “Pemeliharaan dan Penyediaan Gudang Logistik Pemilu dan Pemilihan di lingkungan KPU Kota Cirebon, Jumat(24/4/2026). Pada kesempatannya dipaparkan materi oleh Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik Ferry Dwi Andiyani tentang pentingnya penyediaan dan pemeliharaan gudang logistik sebagai bagian strategis dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pengelolaan logistik yang besar dan kompleks, baik pada tahap pra maupun pasca pemilu.
Berdasarkan data Pemilu Tahun 2024, terdapat 1.026 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan kebutuhan kotak suara mencapai 5.130 unit, belum termasuk bilik suara, surat suara, serta perlengkapan logistik lainnya. Kondisi tersebut menuntut tersedianya gudang logistik yang representatif guna menjamin keamanan, ketertiban, dan efisiensi pengelolaan logistik.
Gudang logistik memiliki peran vital tidak hanya sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai pusat pelaksanaan berbagai kegiatan, antara lain perakitan kotak suara, sortir dan pelipatan surat suara, pengemasan, hingga pendistribusian logistik kepada badan adhoc serta pengelolaan logistik pasca pemungutan suara.
Untuk mendukung optimalisasi fungsi tersebut, diperlukan gudang dengan standar yang memadai, meliputi luas minimal, kondisi bangunan yang baik, sistem keamanan, aksesibilitas kendaraan, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, pengelolaan arsip logistik pasca pemilu juga dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui penyediaan gudang logistik yang sesuai standar, KPU Kota Cirebon berharap dapat meningkatkan efisiensi anggaran, akuntabilitas pengelolaan logistik, serta memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan secara tertib, aman, dan lancar.
Selengkapnya